Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Ibu-Ibu dan Ibuku

Hari ini, tahun ketiga kerja di bulan puasa. Alhamdulillah atas segala limpahan rahmat Allah, masih berpijak di tempat kerja yang sama. Terenyuh sekali hari ini, ketika akan berangkat kerja, ada suatu hal yang mengharuskanku menemui bunyaiku di Krapayak. Nyai Hj. Ida Fathimah Zainal Abidin beliau dikenalnya. Kuucapkan salam, dan terdengar jawaban lembut dari beliau di kamar. Seperti biasa aku langsung menyibak tirai kamar bunyaiku, masuk dan mengecup ta’dhim tangan beliau. Ibuk ida, biasa aku memanggil beliau menghentikan sejenak aktivitas membaca kitabnya. Entah kitab apa yang sedang dibacanya aku tak begitu mengamati. Aku hanya menebak mungkin Risalatul Mu’awanah karena selama Ramadhan setiap pukul 09.00 beliau akan mengulas kitab tersebut di hadapan para santri. “Gimana kabarnya?” Tanya Ibuk Ida. Aku tersenyum dan menjawab tentangku alhamdulillah baik dan sehat. Aku lantas bercerita dan menyampaikan amanah dari sahabatku Zida yang belum dapat sowan saat ke Jogja. Selain menyam...

Ada Apa Dengan Bapak?

Semakin hari aku semakin jatuh cinta dengan bapak. Terlebih ketika dengan jujur bapak mengakui akan kebelumsiapannya ditinggal putri kecilnya mondok di pesantren. Aku yang belum pernah merasakan berpisah dengan anak sedikit memaksa bapak berkenan merelakan sementara berpisah dengan putri kecilnya. Suatu hal yang tidak pernah aku sangka, bapak tak setegar seperti ketika dulu aku memilih belajar di pesantren. Saat itu bapak begitu antusias, bahkan berkenan mengantarku ke pasar untuk mewujudkan keinginanku membeli sarung. Sarung sebagai pakaian khas pesantren pun aku miliki sebelum aku resmi menjadi salah satu santri di pondok pesantren Raudlatul Ulum Guyangan.    Ada apa dengan bapak? Kali ini saat ketika putri kecilnya akan belajar di pesantren, aku yang belum dapat secara rutin menyuguhkan kopi untuknya merasakan kepedihan yang sangat. Ibuku bercerita, tentang hal yang dulu dirasakannya ketika aku memilih belajar di pesantren. “Bapakmu luwih ora tegel karo adimu karen...