Kok...Rokok...........
Rokok dan kopi, paduan yang sangat cocok untuk menemani obrolan, mengusir sepi, dan memanjakan hidup. Benarkah? Kurasa iya, meski tidak semua menyetujuinya. Bahkan, tanpa rokok dan kopi, terkadang orang kehilangan semangat untuk berkarya. Aku sih gak pernah merasakan, selain aku bukan perokok aku juga tak terlalu suka dengan kopi. Tapi, bagaimana dengan meraka yang telah larut dalam candu kopi dan rokok? Sebenarnya aku hanya ingin menuliskan ceritaku saja tentang rokok dan sedikit tentang kopi. Entah sudah keberapa kalinya aku dan kawan-kawanku membahas tentang rokok dan kopi. Tidak serius sih, hanya kebetulan saja, saat habis makan atau menunggu kehadiran dosen. Seperti kali ini, ketika temanku bernama Yusuf beradu argumen dengan Mansur. Mereka mematematiskan harga satu kontainer rokok dengan harga mobil yang juga diangkut kontainer “Sepertinya lebih mahalan rokok.” Ungkap Mansur. Penasaran Yusuf pun menghitung persatuan bungkus rokok dengan kisaran har...