Secercah Harapan Di Bumi Surga

Rasa ini seperti 4 tahun yang lalu
Saat ketika rasa ini ku adukan pada bapak
Lamat-lamat senyumnya mengembang
Yakin tuhan akan memeluk mimpi-mimpi putrinya
Bapak….
Taukah engkau
Orang terdekat sekaligus pengkhianat di kehidupanmu
Itulah aku
Kalam suci tuhan yang engkau hadiahkan di 4 tahun yang lalu
Masih belum bisa ku lafadkan sebagaimana mimpiku
Aku belum bisa seperti mereka
Dan saat ku keluhkan mengapa?
Sebenarnya semua itu bukan alasan
Aku tak sibuk apa-apa, bapak
Ketika kau tanya bagaimana dg sekolahku?
Ada hal sulitkah?
Tak ada!
bagaimana dengan aktivitas lain?
tak banyak yang aku lakukan, bapak
bejibun aktivitas yang ku adukan padamu
berasa seolah hanya pengalihanku saja
maafkan aku bapak,,,,
Orang terdekat yang engkau percaya belum bisa apa-apa
Dan kini….
Aku merasakan kehausan bermimpi di empat tahun yang lalu
Memeluk erat kalamnya
Dan menghadiahkan jubah surgawi padamu lelaki terhebatku
Doakan putrimu,bapak,,,,
Aku…
Mencintaimu dan mencintai perempuan terhebat di istana mungilmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satu di Antara Perjalanan Rihlahku,…

Jangan Hanya Soal Sangsi

Refleksi Rihlahku Di Hari Guru