BUKU MEMBENTUK KEPRIBADIAN ANAK

Buku sebagai jendela dunia adalah istilah yang sudah tidak asing lagi di pendengaran masyarakat Indonesia. Melalui buku karakteristik seseorang dapat dibentuk, terlebih ketika kebiasaan membaca diajarkan terhadap anak sejak dini.
Dewasa kini, kondisi tersebut teralihkan oleh maraknya gadjet yang menyediakan fitur-fitur dan aplikasi yang menyenangkan untuk anak-anak. Orang tua pun banyak yang berpaling, dengan memberikan gadjet terhadap anaknya karena alasan fiture dan aplikasinya dapat membantu perkembangan otak. Hal tersebut tidak salah, ketika orang tua dapat mengendalikan dengan baik.
Namun kebiasaan-kebiasaan tersebut harus diimbangi dengan membiasakan anak menyukai dunia membaca buku. Selain anak akan menjadi kreatif dan lebih berkembang, anak juga akan terdidik menjadi pribadi yang baik dan berkarakter. Hal tersebut tentunya sesuai dengan buku yang dibaca anak-anak.
Di indonesia sendiri, penerbitan buku anak-anak masih sedikit, jika dibandingkan dengan banyaknya penerbit yang mencetak buku pengetahuan umum atau fiksi untuk dewasa. Karena itulah, diperlukan ruang yang lebih terbuka bagi anak-anak untuk dapat mengakses dunia kecilnya dengan membaca yang sesuai proporsinya.
Melalui media pembelajaran yang menyenangkan, anak-anak akan lebih dapat menangkap apa yang disampaikan dalam buku cerita. Sehingga, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu dan berakhlak mulia dengan kondisi yang sehat baik rohani dan jasmaninya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satu di Antara Perjalanan Rihlahku,…

Jangan Hanya Soal Sangsi

Refleksi Rihlahku Di Hari Guru